Home / Berita / Alat Perekam Data E-KTP di Temanggung Macet

Alat Perekam Data E-KTP di Temanggung Macet

Alat perekam data untuk pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Senin, mengalami kemacetan.

Pencetakan-e-KTP-Kota-Tangsel

“Server tidak mati tetapi penanggalannya lama, tetapi juga tidak menutup kemungkinan jaringannya bermasalah sehingga perekaman data terganggu,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Temanggung Agus Wahyudi Budiyono di Temanggung, Senin.

Berdasarkan pantauan di Kantor Camat Temanggung, alat perekam data E-KTP macet sejak pukul 10.00 WIB dan puluhan orang yang telah mengantre membuat E-KTP di kantor tersebut terpaksa batal melakukan perekaman data. Namun, perekaman data di Disdukcapil Temanggung masih berjalan lancar.

Agus mengatakan berkaitan batas waktu perekaman data E-KTP seluruh warga pada 30 September 2016, warga di semua daerah mulai berbondong-bondong sehingga data yang terkirim ke pusat harus antre.

Ia mengatakan berdasarkan surat dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016 tentang perihal percepatan penerbitan E-KTP dan akta kelahiran, sebanyak 30.813 orang di Temanggung yang belum melakukan perekaman E-KTP diwajibkan segera melakukan perekaman sebelum 30 September 2016 “Bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP-EL harus segera datang ke Kecamatan setempat untuk melakukan perekaman E-KTP,” katanya.

Ia menyebutkan sebanyak 30.813 orang yang belum melakukan perekaman data E-KTP tersebut tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung, yakni Kecamatan Bulu sebanyak 1.861 orang, Tembarak 1.346 orang, Temanggung 2.159 orang, Pringsurat 2003 orang, Kaloran 2.139 orang, Kandangan 1.738 orang, Kedu orang.

Kemudian Kecamatan Parakan 1.780 orang, Ngadirejo 2.011 orang, Jumo 1.206 orang, Tretep 1.087 orang, Candiroto 1.140 orang, Kranggan 2.060 orang, Tlogomulyo 751 orang, Selopampang 911 orang, Bansari 989 orang, Kledung 1.264 orang, Bejen 1.125 orang, Wonoboyo 1.385 orang dan Kecamatan Gemawang 1.592 orang.

“Mereka yang belum melakukan perekaman E-KTP diberi undangan untuk melakukan perekaman data E-KTP yang dimulai 5 September ini,” katanya.

Ia mengatakan setiap kecamatan telah membuat jadwal perekaman data per desa agar pelaksanaan berjalan tertib, namun terkadang warga kurang tertib sehingga melakukan perekaman data tidak sesuai jadwal.

“Kami targetkan perekaman data untuk 30.813 orang tersebut bisa selesai dalam bulan ini. Semua sudah kami hitung sehingga warga tidak perlu khawatir, yang penting melakukan perekaman data dulu di kecamatan masing-masing, sedangkan pencetakan KTP dilakukan di Disdukcapil dan kalau sudah jadi didistribusikan ke kecamatan,” katanya.

sumber : warta.co

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

4 Miliar Tambahan Premi JKN

Pemerintah Kabupaten Temanggung membayar premi ...

©2017 Made With Love in Temanggung