Home / Berita / Antisipasi kekeringan Temanggung, BPBD siapkan 600 tangki air bersih

Antisipasi kekeringan Temanggung, BPBD siapkan 600 tangki air bersih

Menghadapi datangnya musim kemarau, tahun ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengalokasikan anggaran sedikitnya 600 tangki air bersih untuk keperluan bantuan ke sejumlah wilayah rawan kekeringan.

Antisipasi kekeringan Temanggung, BPBD siapkan 600 tangki air bersih

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Agus Sudaryono menyebut, apabila nantinya jumlah tersebut dianggap masih kurang, pihaknya telah mempersiapkan skema lain, yakni dengan meminta bantuan kepada pihak ke tiga atau melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) perbankan.

“Mengingat Perda sudah disahkan, maka kami dapat menambal kekurangan air bersih guna membantu masyarakat di wilayah rawan kekeringan melalui pihak ke tiga atau program CSR perbankan,” katanya, Selasa (4/4).

Ia menjelaskan, sampai sejauh ini pemetaan daerah rawan bencana kekeringan di Kabupaten Temanggung diprediksi masih sama seperti tahun sebelumnya, meliputi 12 kecamatan serta 42 desa. Antara lain Kecamatan Kandangan, Pringsurat, Kaloran, Kranggan, Jumo, serta Bejen.

Dari sekian titik, menurutnya, Kecamatan Kandangan menjadi wilayah yang paling parah terdampak lantaran 50 persen dari desa yang ada merupakan langganan bencana kekeringan.

“Dari 20 kecamatan yang ada, 12 di antaranya sampai saat ini masih menjadi wilayah rawan bencana kekeringan. Namun yang paling parah masih tetap Kecamatan Kandangan,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Temanggung, Bambang Sukarno mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Temanggung tengah berupaya keras untuk meminimalisasi jumlah wilayah yang selama ini menjadi langganan bencana kekeringan atau kekurangan pasokan air bersih, terutama saat musim kemarau panjang tiba.

Salah satu upaya alternatif yang akan ditempuh adalah dengan mengadakan program pipanisasi atau memanfaatkan sumber mata air untuk didistribusikan ke wilayah rawan. Salah satunya bagi warga di Desa Tlogopucang Kecamatan Kandangan dengan memanfaatkan sumber mata air yang terdapat di bawah Jembatan Sigandul Kecamatan Kledung.

Lanjutnya, guna memuluskan proyek pipanisasi yang rencananya akan dimulai pada tahun ini, pihaknya akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 22 miliyar guna mengalirkan air dengan jarak sepanjang 45 kilometer.

“Selain debit airnya besar, kandungan air di tempat ini telah diteliti dan hasilnya bisa langsung diminum. Proyek pipanisasi ini mungkin solusi terbaik dari pemerintah bagi warga Desa Tlogopucang yang selalu mengalami krisis air bersih ketika kemarau datang setiap tahunnya. Padahal air merupakan sumber kehidupan utama manusia,” bebernya. (riz)

sumber : merdeka.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Aufa Berhasil Sabet Medali Emas dalam Olimpiade Matematika Internasional

Muhammad Fikri Aufa siswa kelas ...

©2017 Made With Love in Temanggung