Home / Berita / Dana Persitema Tak Dianggarkan

Dana Persitema Tak Dianggarkan

Dana bantuan untuk pembinaan kesebelasan Persitema Temanggung tak bisa diusulkan untuk dianggarkan di APBD kabupaten, lantaran tidak ada payung hukumnya.

Persitema

Hal itu berkaitan terjadinya kemelut di tubuh induk organisasi sepak bola nasional, PSSI saat ini. Ketua PSSI Pengkab Temanggung, Bambang Sukarno sekaligus Ketua Umum Persitema kemarin mengungkapkan persoalan di tubuh PSSI tidak hanya menjadikan klub-klub tak bisa mengikuti kompetisi namun mereka juga tidak bisa melaksanakan pembinaan.

‘’Selama masih terjadi persoalan di PSSI maka klub-klub tidak memiliki legitimasi atau payung hukum untuk mendapatkan bantuan anggaran pembinaan dari pemerintah,’’ ujar Bambang yang juga Bupati Temanggung itu. Di sisi lain, kalau pun klub-klub tersebut mendapatkan atau memiliki anggaran juga percuma saja mengeluarkan dana yang besar untuk pembinaan.

Sebab, mereka tetap saja tidak bisa mengikuti kompetisi sepak bola yang digulirkan secara resmi oleh PSSI dan diakui induk organisasi sepak bola internasional. ‘’Dengan kondisi persepak bolaan nasional seperti ini, Persitema juga belum bisa mengikuti kompetisi, karena memang tidak digulirkan.

Sehingga jika mengeluarkan anggaran pun akan percuma,’’tuturnya. Ditambahkannya, untuk mengisi kevakuman kompetisi yang digelar PSSI tersebut Persitema secara tidak resmi akan tetap menggelar kompetisi dalam skala lokal atau antarkampung. Misalnya, Piala Bupati, Piala Askab (asosiasi sepak bola kabupaten) dan lain-lain.

Perbaikan Stadion

loading...

Selain itu, perbaikan stadion Bumi Phala yang merupakan kandang Persitema juga menjadi perhatiannya. Stadion tersebut pada 2016 ini masih akan diperbaiki lagi sehingga belum bisa digunakan untuk latihan.

Seperti diketahui, Persitema pada 2012/2013 terjun dalam kompetisi divisi utama PT Liga Indonesia, dan berlanjut pada musim kompetisi 2013/2014. Namun pada keikutsertaan kali kedua itu mereka terdegradasi.

Kemudian pada 2014/2015, Persitema menyatakan mengundurkan diri dari keikutsertaannya pada kompetisi Liga Nusantara. Sebab, Stadion Bumi Phala yang menjadi markasnya akan diperbaiki agar memenuhi syarat menggelar kompetisi skala nasional.

Bambang menambahkan, pihaknya ikut prihatin atas terjadinya kemelut melanda tubuh PSSI dan hingga sekarang belum juga rampung. Dengan kemelut berkepanjangan itu sangat mengganggu pembinaan dan prestasi persepakbolaan di Indonesia.

‘’Kalau sepak bola akan kembali aktif, sebenarnya solusinya cukup sederhana yakni ada pergantian kepengurusan di tubuh PSSI. Sebab, semakin berlarutlarut kemelut yang melanda PSSI tentunya persepakbolaan di negara ini akan terus terpuruk,’’ tuturnya

sumber

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung