Ratusan kelompok kesenian di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, bakal meramaikan Festival Budaya Temanggung 2016 pada Minggu (18/12).

“Festival Budaya bakal diikuti sebanyak 278 kelompok kesenian dari sejumlah desa di Kabupaten Temanggung,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto di Temanggung, Jumat.

budaya

Ia mengatakan ratusan kelompok kesenian tersebut akan tampil di sejumlah titik di jalan protokol Kota Temanggung mulai pagi hingga tengah hari.

“Festival budaya ini bukan hanya sebagai event budaya, tetapi juga event wisata terbesar di penghujung tahun 2016. Tidak hanya wisatawan lokal, sejumlah agen perjalanan wisata telah konfirmasi untuk membawa wisatawannya,” katanya.

Ia mengatakan festival tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-182 Temanggung.

Jenis kesenian yang bakal tampil, antara lain kuda lumping, gatholoco, warokan, reog, dolalak, rebana, topeng ireng, kubro, dan sorengan. Seniman yang tampil anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

Menurut dia mereka tidak pentas di atas panggung seperti tahun sebelumnya, melainkan di atas jalan aspal.

Jalan yang dijadikan panggung terbuka tersebut, yakni seputar Alun-Alun Temanggung hingga depan Telkom yang dijadikan zona satu, kemudian zona dua meliputi jalan KS Tubun, Setyo Budi, dan seputar Setda Temanggung, sedangkan zona tiga meliputi Jalan WR Supratman, Sri Suwarno, Suyoto, dan Sudirman.

Ia berharap dengan pentas di jalan raya, masyarakat dapat leluasa untuk menikmati kesenian tradisional tersebut. Peserta festival atau kelompok kesenian yang tampil dilarang untuk kesurupan dan harus datang tepat waktu serta selesai pada jam yang ditetapkan.

“Pentas di jalan raya, jadi nanti tidak boleh ada yang molor, karena jalan akan kembali difungsikan untuk lalu lintas kendaraan,” katanya.

sumber : antarajateng.com

Comments

comments