Home / Berita / Gebyar Dirgantara Sedot Animo Masyarakat

Gebyar Dirgantara Sedot Animo Masyarakat

Gebyar Dirgantara, event yang baru kali pertama digelar di Lapangan Nampirejo Kecamatan/Kabupaten Temanggung mampu menyedot animo masyarakat. Massa berjubel memadati arena untuk menyaksikan aksi para olahragawan dibidang kedirgantaraan, mulai Sabtu (25/3) hingga Minggu (26/3).

Gebyar Dirgantara

pic : instagram.com/temanggungku/

Panitia penyelenggara, Hendro Lukito (59), mengatakan, dalam festival kali ini berbagai jenis cabang kedirgantaraan diperkenalkan kepada masyarakat. Antara lain, paramotor, terjun payung, microlight, aerobatik pitc, serta aeromodeling. Khusus aeromodeling diikuti 125 peserta asal Solo, Semarang, Magelang, Jogjakarta, Cilacap, Purbalingga, Temanggung, dan Surabaya.

“Selain untuk memperkenalkan kepada masyarakat, dengan festival ini diharapkan akan bermunculan atlet-atlet muda berbakat di ranah olahraga kedirgantaraan. Meski sudah banyak peminatnya, tapi di Temanggung hobi semacam ini belum memiliki wadah yang terpadu. Padahal, peminatnya sudah cukup banyak,” ujarnya..

Menurut dia, untuk terjun dalam dunia aeromodeling, sebenarnya tidak membutuhkan banyak biaya. Setidaknya, dengan modal minimal Rp 1 juta sudah bisa menekuni hobi ini. Terdapat tiga macam bahan bakar yang biasa digunakan untuk menerbangkan pesawat mini, yakni baterai, methanol dan nitrogen.

Rere (45) salah seorang peserta dari Aeromodeling Club (SUAC) Yogyakarta, menuturkan, radius pesawat aeromodeling bisa mencapai 1.000 meter dengan jangkauan terbang bervariasi tergantung kondisi remote control (RC), tapi rata-rata hanya berkisar 100 meter. Dia biasanya bisa menerbangkan pesawat dalam waktu 5 sampai 10 menit, sebab kondisi mata tidak memungkinkan memandang langit terlalu lama.

loading...

Peserta lain, Sugiyanto (39) dari Magelang Aeromodeling Community (MACO) menambahan, untuk membuat pesawat mini, hanya diperlukan barang barang bekas seperti gabus, kayu balsa, pipa alumunium, dan sterofoam yang dikombinasikan dengan mesin engine pesawat maupun elektrik. Dia telah memiliki 12 unit koleksi pesawat aeromodeling, mulai jenis C130 Hercules, Dekatlone, Tucano, F16, Icon A5 Amphibi, dan Skylight.

“Ada kepuasan atau sensasi tersendiri dalam menekuni hobi aeromodeling. Yakni, kita dapat berimajinasi menerbangkan pesawat layaknya pilot sebenarnya, termasuk bagaimana cara akselerasi,”terangnya.

Ivan (29) salah seorang penonton mengaku cukup terhibur dengan adanya gebyar dirgantara. Pasalnya, tontonan seperti ini jarang dapat dijumpai di Temanggung. Melihat pesawat-pesawat kecil merupakan sebuah hiburan tersendiri bagi dirinya.

sumber : suaramerdeka.com / Raditia Yoni Ariya/CN41/SMNetwork

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung