Home / Berita / Hujan Deras Cemaskan Petani Tembakau

Hujan Deras Cemaskan Petani Tembakau

Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi masih saja mengguyur lahan tembakau di lereng Gunung Sumbing dan Sindoro meski telah memasuki musim kemarau.

mbako2

Kepala Dusun Lamuklegok Desa Legoksari Kecamatan Tlogomulyo, Sutopo, Rabu (13/7) mengatakan sesuai peramalan Stasiun Klimatologi Semarang beberapa waktu lalu, wilayah Temangggung bagian selatan seperti tempat tinggalnya memasuki awal musim kemarau pertengahan Mei.

Dikatakan Bulan Juli berdasar peramalan itu sudah jarang hujan. Tetapi justru hujan turun deras pada siang hingga sore dan terkadang sepanjang malam. Setidaknya dalam satu minggu ini sudah empat kali hujan deras.

Dia mengatakan sejauh ini hujan berdampak baik pada tanaman tembakau, yakni meningkatkan pertumbuhan tembakau muda hasil penyulaman. Pada Maret lalu banyak tanaman tembakau mati karena serangan busuk akar, busuk daun dan ulat yang dipicu terlalu banyak hujan. Petani lantas menyulamnya.

Beruntung, terangnya, kendati banyak hujan, pada Juli ini tanah di lahan tidak sebasah pada Maret lalu. Diharapkan tanaman tembakau muda bisa besar dan sejajar dengan tanaman yang ditanam akhir Februari dan awal Maret lalu. “Kami pangkas bunga tembakau pada tanaman yang ditanam awal. Ini untuk menuakan daun dan tidak ada pertumbuhan daun lagi, sambil menunggu tanaman muda tua,” katanya.

loading...

Disampaikan guyuran hujan deras sempat membuat resah petani sebab biasanya akan membuat tanaman rusak. Melihat perkembangan yang baik, petani berharap tanaman dapat tumbuh dan hasilnya nanti optimal. ” Kami berharap akhir Agustus sudah tidak ada hujan, agar proses pengolahan menjadi tembakau rajangan maksimal,” katanya.

Petani tembakau di Desa Tlahap Kecamatan Kledung, Rahayu mengatakan petani harap-harap cemas dengan hujan deras yang terus mengguyur di lahan tembakau pada kemarau ini. Sebab, dapat menyebabkan kerusakkan pada tanaman yang tentu berdampak hasil tidak optimal dan merugikan petani.

Sepertinya ujarnya, tahun ini kemarau basah seperti 2014, jika itu terjadi maka petani harus pandai-pandai dalam budidaya dan mengolah menjadi tembakau rajangan berkualitas untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi petani berharap musim kemarau normal, tembakau laku mahal dan meningkat kesejahteraanya. (Osy)

sumber : krjogja.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Petani lereng Gunung Sindoro Temanggung tanam tembakau

Para petani lereng Gunung Sindoro ...

©2017 Made With Love in Temanggung