Home / Berita / Kekayaan Bowo Terbanyak, Irawan Terkecil

Kekayaan Bowo Terbanyak, Irawan Terkecil

Melalui laman kpk.go.id/id/ pantau-pilkada indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memublikasikan harta kekayaan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah peserta Pilkada 2018 serentak di 171 daerah di Indonesia.

Termasuk yang dipublikasikan KPK ialah harta kekayaan tiga pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), yang telah mendaftar ke KPU Temanggung untuk Pilkada 2018. Yakni, Bambang Sukarno-Matoha, Muhamad Al Khadziq-Heri Ibnu Wibowo, dan Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi.

Anggota KPU Temanggung Bidang Teknis Pencalonan, Pemungutan, Penghitunan dan Rekapitulasi Suara, Arimurti Hendrowardani mengatakan, harta kekayaan pasangan cabup dan cawabup akan diumumkan sendiri oleh masing-masing kandidat pada H-2 pemungutan suara atau 25 Juni nanti.

“KPU kabupaten hanya memfasilitasi cabup dan cawabup untuk mengumukan harta kekayaan pribadinya. Namun, kalau ada calon yang berhalangan, bisa memberikan kuasa kepada kami untuk mengumumkan,” tuturnya.

Siapa calon bupati pilihan Anda?

Dari publikasi KPK itu terungkap, cawabup Heri Ibnu Wibowo (Bowo) merupakan pemilik harta kekayaan terbanyak dibandingkan cabup dan cawabup lainnya. Sekretaris Dinas Satpol PP dan suami anggota DPD, Denty EWPitu memiliki kekayaan total Rp 6.093.042.714.

Lalu kandidat yang memiliki harta kekayaan terbesar kedua adalah Muhammad Al Khadziq (Hadik), atau cabup pasangan Bowo. Hadik, yang juga suami anggota DPR Eni Maulani Saragih tersebut harta kekayaannya Rp 3.187.887.625.

Urutan ketiga pemilik harta kekayaan terbesar ialah cabup sekaligus bupati petahana Bambang Sukarno, dengan besaran Rp 2.784.630.628. Diikuti cabup Haryo Dewandono dengan jumlah harta kekayaannya Rp 2.753.200.000.

Melampirkan Data

Berikutnya, kandidat dengan harta kekayaan terbesar kelima ialah cawabup Matoha. Pengusaha tembakau, yang juga Wakil Ketua DPRD Temanggung dan suami dari anggota DPRD Temanggung Tri Eko Wasti tersebut, jumlah kekayaanya senilai Rp 2.251.000.000.

Adapun cawabup dan wabup petahana, Irawan Prasetyadi, memiliki harta kekayaan paling kecil dibanding para kandidat lainnya, yaitu Rp 299.040.000.

Harta kekayaan usahawan bidang teknologi informasi di Jakarta sebelum terpilih sebagai wabup di Pilkada 2013 itu, jauh di bawah calon lainnya.

Selanjutnya, Arimurti Menambahkan, sebagai kelengkapan persyaratan pendaftaran cabupcawabup di KPU lalu, tiap-tiap calon memang hanya diminta melampirkan tanda terima dari KPK, bahwa mereka telah melaporkan harta kekayaannya kepada lembaga antirasuah tersebut.

Dia membenarkan, jika para calon semestinya melaporkan harta kekayaan pribadinya itu secara jujur kepada KPK RI, sekaligus sebagai bentuk intergitas mereka.

Data harta kekayaan ini juga bisa menjadi acuan menilai integritas kandidat yang terpilih, dalam menjabat buapati atau wabup nantinya.

“Jumlah harta kekayaannya saat maju Pilkada dengan setelah menjabat kepala daerah nanti, bisa menjadi dasar menilai integritasnya. Kalau bertambahnya tidak rasional dan sumbernya tak jelas, ada kemungkinan terjadi penyimpangan,” tuturnya.(H24-26)

sumber : suaramerdeka.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung
x

Check Also

Kebakaran di Gunung Sumbing Meluas, BPBD Datangkan Helikopter Kamov

Sudah lebih dari sepekan, kabakaran ...

©2017 Made With Love in Temanggung