Home / Berita / Ketahuan Pakai Sabu-Sabu, Alasannya untuk Obat Stroke

Ketahuan Pakai Sabu-Sabu, Alasannya untuk Obat Stroke

Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Temanggung kembali berhasil mengungkap jaringan pemakai dan pengedar narkoba. Kali ini, polisi meringkus 4 orang sekaligus, terdiri dari pemakai, pengedar dan kurir.

narkoba-web-1

pic : Ahsan fauzi/radar kedu

Para tersangka tersebut Suryanto, 23, alias Ades warga Desa Muntung, Kecamatan Candiroto dan Listiono, 41, alias Bogel, warga Dusun Dotakan, Candiroto. Kemudian ada Ariyanta, 37, alias Jeto, warga Situk Coyudan, Parakan dan Supartiyah, 27, alias Tia warga Dotakan, Candiroto.

Kapolres Temanggung AKBP Wim Wahyu Hardjanto melalui Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti menuturkan, Ades telah lama menjadi incaran polisi. Ia sudah dikuntit polisi ketika berada di Pasar Sayur Muntung karena diduga sedang membawa sabu. Ketika digeledah, polisi menemukan satu bungkus plastik klip berisi sabu.

“Ades mengaku membeli sabu dari Bogel. Berdasarkan keterangan Ades, petugas kemudian membekuk Bogel di rumahnya. Dari pengembangan kasus, ternyata dalam transaksi itu melibatkan dua kurir, salah satunya seorang wanita,” kata Henny saat gelar perkara, kemarin.

loading...

Henny menjelaskan, Ades membeli sabu melalui perantara Jeto. Uang pembelian dari Ades selanjutnya diserahkan pada Tia yang juga kaki tangan Bogel. Mata rantai distribusi yang panjang ini diduga sebagai salah satu cara untuk menghilangkan jejak dari endusan polisi. “Dari kasus ini, polisi berhasil mengamankan satu bungkus plastik klip berisi serbuk kristal warna putih yang diduga sabu seberat 0,32 gram, dua telepon seluler, satu buah alat hisap, tiga plastik klip, empat korek api dan satu bungkus sedotan plastik,” terang Henny.

Masih menurut Henny, Tia mengaku hanya sebagai perantara saja. Namun dia juga mengakui, pernah memakai sabu-sabu. Selain menerima uang, terkadang Tia juga membawa barang haram itu untuk diletakkan di suatu tempat yang akan diambil oleh pemesannya.

Sementara, Ades mengaku selama ini hanya sebagai pemakai sabu. Awalnya sekadar mencoba, ikut teman-temannya memakai sabu, namun kemudian menjadi kecanduan. “Biasanya saya makai bareng teman-teman, tapi akhir-akhir ini saya memakai sabu karena untuk mengobati penyakit stroke yang saya derita,” aku Ades.

Atas perbuatan itu, para tersangka akan dijerat Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 114 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 ayat 1a Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.Ancaman pidana bisa mencapai 14 tahun penjara. (san/ton)

sumber : radarkedu.com

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung