Home / Berita / Kinanthi, kopi celup Asli Temanggung

Kinanthi, kopi celup Asli Temanggung

Rusiyati Megawati, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Madureso, Kabupaten Temanggung berinovasi memproduksi kopi celup untuk melayani penikmat kopi yang kurang suka dengan kopi ‘tubruk’. Kini kopi celup produksinya telah di pasarkan ke sejumlah propinsi di Indonesia. Sementara pelaku UMKM lain, Pratikno tengah berinovasi teh dari daun kopi.

megawati-ivonasi-bikin-kopi-celup

Pelaku UMKM menunjukkan kopi celup hasil produksinya. (Foto: Zaini A))

Rusiyati Megawati Minggu (30/10) mengatakan berbagai percobaan dilakukan sepanjang 2015 hingga kemudian berani memproduksi kopi celup mulai awal 2016. Semula sempat ragu apakah diterima masyarakat, namun rupanya laris manis dan kini semakin meningkat. ” Pemasaran kini mencapai Yogyakarta, Tangerang, Cirebon, Jakarta, dan Kalimantan,” katanya.

Dia mengatakan kopi celupnya dengan merek dagang “Kinanthi”, dalam satu kotak isi 14 kantong kopi celup Rp 18.000. Produksinya itu tidak besar sebab masih UMKM dan termasuk industri rumahan. Proses pembuatan kopi celup dilakukan dengan cara manual. Biji kopi disangrai secara tradisional kemudian dibuat bubuk dan dimasukkan kantong isi tiga gram per kantong.

” Saat ini kami baru memproduksi kopi celup jenis robusta,” katanya.

loading...

Dia mengemukakan memproduksi kopi celup terinspirasi sebagian orang yang membuat minuman kopi selalu disaring agar ampasnya tidak terminum, selain itu banyak penggemar kopi yang tidak suka kopi tubruk dan sangat kental, melainkan kopi ringan tetapi kopi murni.

Disampaikan karena dibuat secara tradisional dan masih rumahan itu jika ada permintaan dalam jumlah banyak harus pesan dulu. Sebenarnya sudah kualahan dalam pemenuhan permintaan, tetapi pihaknya belum berani produksi dalam jumlah besar, dengan alasan keterbatasan modal.

Pelaku kopi lainnya, Pratikno mengatakan dirinya juga memproduksi kopi celup dan kini masih terus berinovasi untuk menemukan racikan yang pas. Terutama kesesuaikan kain celup, kehalusan kopi dan proses sangrai, sebab kopi celup beda dengan kopi tubruk.

Dia mengatakan kini justru telah berinovasi untuk membuat minuman dari daun kopi atau teh daun kopi. ” Kami sedang membuatnya, manfaat kopi sangat besar dan daun kopi pun bisa dimanfaatkan, tinggal bagaiman kini berinovasi,” katanya. (Osy)

sumber : krjogja.com

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung