Home / Review / Masalah yang Dihadapi oleh Peternak Rakyat dan Solusinya

Masalah yang Dihadapi oleh Peternak Rakyat dan Solusinya

Peternakan merupakan salah satu penyokong ekonomi di Indonesia. Sayangnya, minat anak muda untuk menekuni bidang ini masih kurang. Mereka beranggapan, usaha ternak kambing, sapi, atau pun domba, identik dengan kemiskinan. Dampaknya, mereka pun tidak mau tahu mengenai perkembangan ilmu dan teknologi peternakan. Hal ini ternyata memunculkan masalah baru di dunia peternakan rakyat.

Selain minimnya peran pemuda, perhatian pemerintah pun masih setengah hati. Karena itulah, berbagai permasalahan di bidang peternakan, tak pernah selesai. Berikut ini empat masalah yang kerap kali menggoyahkan para peternak rakyat.

  1. Masalah Ketersediaan Pakan

Sebenarnya, Indonesia memiliki sumber pakan berlimpah bagi ternak domba, kambing, maupun sapi. Namun, keterbatasan pengetahuan membuat peternak tidak mengetahui cara mengolah pakan yang tepat. Akibatnya, saat musim kemarau, pakan menjadi barang langka.

Untuk mengatasi masalah tersebut, peternak rakyat harus sering mengikuti pelatihan seputar cara mengolah pakan. Jika akses peternak kurang memadai, penyuluhlah yang harus memberikan bimbingan secara rutin. Mereka mesti datang langsung ke lokasi peternakan.

  1. Sulitnya Memperoleh Bibit Unggul

Rata-rata peternak rakyat di pedesaan masih menggunakan bibit ternak lokal untuk dipelihara. Akibatnya, kualitas daging maupun susu yang dihasilkan belum memenuhi standar kebutuhan pasar. Solusi terbaik untuk menangani perkara ini, yaitu dengan melakukan Inseminasi Buatan (IB). Melalui program ini, peternak bisa menyilangkan kambing atau domba lokal dan impor, tanpa perkawinan langsung.

  1. Ketertinggalan Teknologi

Kebanyakan peternak rakyat belum menyentuh perkembangan teknologi. Bahkan, banyak yang belum mengetahui, kini ada ternak online. Munculnya, startup semacam angon.id pun tak sampai ke telinga mereka.

Masalah tersebut bisa diatasi dengan melakukan sosialiasi ke peternak rakyat. Sosialisasi ini tentu membutuhkan peran para pemuda. Mereka lah yang bertugas memberikan wawasan seputar teknologi digital.

  1. Kekurangan Modal

Modal dan bisnis merupakan dua komponen tak terpisahkan. Tanpanya, sebuah usaha akan mengalami banyak hambatan. Begitu pun dengan bidang peternakan, kurangnya modal sering kali membuat para peternak tidak meneruskan upayanya. Namun kini, masalah tersebut bisa ditangani dengan cara menjadi anggota startup peternakan angon.id. Melalui aplikasi digital ini, peternak mudah mendapatkan investor sekaligus tawaran kerja sama perluasan kandang. ROI yang diberikan berkisar antara 5-10%, cukup besar.

Demikian ulasan mengenai masalah yang tak henti menimpa peternak rakyat. Agen terbaik untuk menuntaskannya adalah para pemuda. Pasalnya, mereka lah penguasa ilmu pengetahuan dan teknologi kekinian.

 

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Bagini Cara Tepat Dapatkan Tiket Pesawat Murah

Sesi promo merupakan salah satu ...

©2017 Made With Love in Temanggung