Home / Berita / Mengenal Jenis Tembakau ‘Signature’ Temanggung

Mengenal Jenis Tembakau ‘Signature’ Temanggung

Harga tembakau memiliki kelasnya masing-masing hal ini terlihat dari kualitas tembakau. Budi, salah satu petani tembakau sekaligus anggota dari Asosiasi Petani Organik Karya Tani Manunggal menjelaskan ragam tembakau ini memiliki harga rendah untuk tembakau kelas bawah sampai harga paling mahal diduduki oleh kualitas terbaik.

6f146603-f400-4a38-a155-7bdbad4bb424_169
“Harga tembakau itu misalkan, kelas A harganya Rp 10 ribu, otomatis kelas E dihargai Rp 50 ribu tapi itu balik lagi ke perusahaannya,” ujar ayah dua anak ini di kediamannya, Jumat (27/5) sore.

Dataran tinggi Selopampang yang terletak 1000 mdpl di kaki Gunung Sumbing, tembakau terbagi menjadi tiga yakni Kemloko 1, Kemloko 2 dan Kemloko 3. Kemloko 1 merupakan tembakau yang paling bagus namun memiliki kekurangan rawan terhadap penyakit seperti jamuran, Kemloko 2 merupakan jenis tembakau yang bagus dan berada di garis aman karena daya tahannya yang lebih kuat, sedangkan Kemloko 3 merupakan tembakau yang paling bagus karena perpaduan dari Kemloko 1 dengan Virginia dan kualitasnya jauh di atas Kemloko1 dan 2.

Namun, sebagian besar petani di Selopampang, Temanggung lebih memilih Kemloko 2 yang tahan terhadap penyakit juga dapat memiliki kualitas yang tak kalah bagus jika menggunakan pupuk organic (kandang). Hal ini juga dipengaruhi oleh harga benih yang mampu dibeli oleh masyarakat Selopampang dan juga karena keinginan mempertahankan tembakau lokal Temanggung.

Dari Kemloko 1, 2 dan 3 terdapat perbedaan kelas. Seperti kelas A biasanya tembakau berwarna hijau, kelas B dihuni oleh tembakau yang berwarna hijau kuning, kelas C memiliki tembakau kuning keemasan. Semakin tinggi kelasnya maka kualitas dan aroma tembakau akan semakin bagus, layaknya kelas D yang memiliki warna dominan merah didampingi dengan kuning, tembakau kelas E akan dominan pada warna hitam dan didampingi warna merah dan kelas F dengan warna hitam.

Untuk kelas terbaik diduduki oleh kelas G, H dan I yang memiliki warna hitam mengkilap. Perbedaan di ketiga kelas ini terdapat pada aroma. Semakin ke atas, maka aroma dari tembakau akan semakin keras.

Meski banyak memiliki kelas dan aroma yang khas, kelas A bisa berubah menjadi kelas D jika ditanam dan dirawat dengan cara yang benar yaitu tanpa menggunakan bahan kimia alias hanya menggunakan pupuk organik.

Begitu pun dengan Budi, ia sudah melepaskan bahan-bahan kimia dalam merawat tembakau. Bahkan, tembakau yang gagal karena jamuran, ia manfaatkan sebagai pengganti pestisida.  Hal ini terbukti dari tembakau miliknya yang memiliki kualitas di kelas D dan berubah menjadi kualitas E ketika dimasukkan ke perusahaan rokok terbesar di Temanggung.

loading...

“Kalau tembakau gagal (jamuran) bisa disangrai, kita buat lubang di samping tempat menanam tembakau lalu kita masukkan tembakau ini sedikit-sedikit dengan pupuk kandang, kalau mau jadi obat semprot juga bisa, kita rebus tembakau jamuran ini dengan hama ulat di air 5 liter lalu semprot saja ke tanaman tembakau,” paparnya.

Berbeda kecamatan, berbeda pula benih tembakau yang dimiliki. Musbakhudin (60) selaku penjual benih juga petani tembakau, mengatakan di Kecamatan Bulu lebih dominan pada tembakau jenis Mantili dan Sempurna yang cocok ditanam di dataran rendah. Namun, jenis tembakau Sempurna memang sudah kesepakatan dengan pabrik rokok yang berada di Temanggung. Kadar nikotin yang terdapat di Kecamatan Bulu pun berkisar kurang lebih 5 mg.

Walaupun sudah memiliki benih tembakau yang bagus, diakui oleh Musbakhudin, faktor cuaca dan cara perawatan tetap mempengaruhi kualitas. Jika cuaca buruk maka tembakau akan rusak kualitasnya, pasalnya tembakau lebih banyak membutuhkan musim kemarau daripada hujan.

“Kalau daunnya bagus, tumbuhnya bagus belum tentu kualitasnya bagus, yang penting itu kualitas dan aroma tembakau ini bagus dan sedap dicium maka tembakau ini bagus,” ungkap Musbakhudin. (pit)

sumber : cnnindonesia.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Petani lereng Gunung Sindoro Temanggung tanam tembakau

Para petani lereng Gunung Sindoro ...

©2017 Made With Love in Temanggung