Home / Berita / Pabrikan Tutup, Tembakau Tak Terbeli

Pabrikan Tutup, Tembakau Tak Terbeli

Kurang lebih sejak seminggu yang lalu,pabrikan atau perwakilan pabrik rokok Gudang Garam yang melakukan pembelian tembakau di Kabupaten Temanggung, telah melakukan penutupan pembelian. Sedangkan pabrikan Djarum tetap membeli secara selektif, yakni hanya yang kualitasnya tinggi.

mbako-temanggung

instagram.com/lensatemanggung

Kondisi tersebut membuat banyak tembakau rajangan yang telah siap dijual tidak terbeli perwakilan pabrik rokok. Dan, saat ini, tembakau yang sudah dikemas dalam keranjang-keranjang tersebut, hanya bisa ditumpuk oleh para petani di rumah mereka masing-masing.

Ketua Jaringan Petani Tembakau Temanggung (JPTT) Zona Lamsi, Siyamin, mengatakan, pada rumah-rumah kebanyakan petanitembakau di desa-desa lereng Gunung Sumbing, seperti di wilayah Kecamatan Buludan Tembarak, saat ini tertumpuk sedikitnya tiga hingga lima keranjang tembakau yang belum terjual.

“Sejak pabrikan menutup pembelian itu, kini banyak tembakau dibiarkan menumpuk di rumah-rumah para petani. Mereka tidak mengetahuimau dijual ke mana tembakaunya, karena satu-satunya pembeli ialah perwakilanpabrik rokok tersebut,” tuturnya.

Diungkapkannya, karena pabrikan Gudang Garam menutup pembelian secara dini, dan pabrikan Djarum membeli dengan memilah hanya tembakau yang berkualitas tinggi seperti itu, pihaknya memastikan, hasil panenan komoditi tersebut tahun ini tidak akan terserap atau terbeli pabrikan seluruhnya.

loading...

“Sekarang saja banyak tembakau yang masih dalamproses pengolahan, namun pabrikan Gudang Garam yang selama ini kuota pembeliannya paling banyak justru sudah menutup pembelian. Sehingga, hampir dapat dipastikan, hasil panenan tembakau tidak akan terserap seluruhnya,” tandasnya.

Siyamin mengakui, karena terlalu banyak hujan,kualitas tembakau hasil panen tahun ini kebanyakan memang berkualitas rendah. Meski begitu, para petani berharap, pabrik rokok tetap mau membeli seluruh tembakau yang dihasilkan petani bagiamanapun kualitasnya, seperti ketika masa panen 2010lalu.

“Kondisi tahun ini tidak berbeda dengan masa panen 2010 lalu, namun saat itu pabrikan tetap membeli seluruh tembakau yangdihasilkan petani Temanggung, meski harganya tidak terlalu tinggi,” jelasnya.

Mengingat kondisi pembelian tembakau petani yang sangat seret seperti itu, JPPT Zona Lamsi meminta kepada Pemkab dan DPRD Temanggung untuk berupaya mencarikan jalan keluarnya. Terlebih, sebelumnya telah ada komitmen Pemkab dan DPRD dengan pihak pabrik rokok untuk membeli seluruh hasil panenan tembakau. “Kami berharap Pemkab dan DPRD Temanggung bisa melangkah, agar pabrik rokok dapat memenuhi komitmennya guna membeli
seluruh tembakau Temanggung, dengan hargasesuai kualitasnya,” ujar Siyamin, yang juga Wakil Ketua Gerakan Pemuda Kakbah(GPK) Temanggung itu.

sumber : Henry Sofyan/CN38/SM Network / suaramerdeka.com

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung