Home / Berita / Pelaku Money Politik di Temanggung Divonis 3 Tahun Penjara

Pelaku Money Politik di Temanggung Divonis 3 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Temanggung yang diketuai Didit Pambudi Widodo SH MH menjatuhkan vonis 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 1 bulan kurungan pada terdakwa politik uang Supriyono alias Kaprek warga Dusun Durensawit Desa Gowak Kecamatan Pringsurat, Rabu (11/7).

Didit Pambudi Widodo mengatakan berdasar fakta di persidangan tidak ada unsur yang dapat melepaskan terdakwa. Terdakwa sendiri sudah mengakui bahwa pada hari Rabu (27/7) sekitar pukul 09.00 WIB, telah memberikan uang pada Devi, Wawan, Kuat Darmawan dan Anik yang semuanya warga Dusun Durensawit. ” Pengakuan itu datang setelah para saksi memberi keterangan di persidangan,” katanya.

Dikatakan terdakwa bukan anggota tim sukses paslon tertentu, aktiv di parpol dan relawan. Pemberian uang dimaksudkan untuk mempengaruhi mereka agar mau mencoblos sesuai keinginannya yakni paslon nomor 3 Pilkada Temanggung, Al Hadziq-Wibowo. Kemauan itu agar Wibowo menang, sehingga nanti nama anaknya yang akan lahir sama dengan nama wakil bupati.

” Uang sendiri berasal dari kantong pribadi. Uang itu dimasukkan ke dalam amplop. Sebenarnya uang tersebut sebagai persiapan untuk menyumbang tetangga dan saudara,” katanya.

Dikatakan perbuatan itu melanggar pasal 187 A UU nomor 10 tahun 2016 tentang politik uang. Vonis sendiri sama dengan tuntutan JPU Antonius SH dalam sidang dengan agenda tuntutan satu hari  sebelumnya. Hal yang memberatkan terdakwa, adalah menciderai demokrasi pada Pilkada Temanggung dan meresahkan masyarakat, sementara yang meringankan belum pernah dihukum, bersikap sopan dan menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Dia mengatakan barang bukti berupa uang Rp 20 ribu dirampas untuk negara, satu amplop dimusnahkan sedangkan satu telphon genggam dikembalikan pada pemiliknya atau pada Kaprek. ” Ada waktu tiga hari untuk banding jika tidak puas dengan vonis di persidangan ini,’ katany.

Atas putusan itu, Kaprek langsung menyatakan banding. Demikian halnya dengan Penasehat Hukumnya dari LBH Temanggung, Muhammad Jamal SH MH. ” Kami banding. Kami memandang  putusan itu tidak adil, terutama karena Kaprek mengeluarkan uang karena diminta bukan sengaja mengeluarkannya untuk politik uang, ” kata Muhammad Jamal SH MH

Mendegar itu, JPU Antonius SH menyatakan vonis telah sama dengan tuntutan. Tetapi karena terdakwa menyatakan banding, sehingga pihaknya menyatakan pikir-pikir.  ” Kami pikir-pikir, menunggu terdakwa mengajukan banding, ” katanya. (Osy) 

sumber : http://krjogja.com/web/news/read/71573/Pelaku_Money_Politik_di_Temanggung_Divonis_3_Tahun_Penjara

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung
x

Check Also

Kebakaran di Gunung Sumbing Meluas, BPBD Datangkan Helikopter Kamov

Sudah lebih dari sepekan, kabakaran ...

©2017 Made With Love in Temanggung