Pemerintah Kabupaten Temanggung secara resmi memulai proyek pelebaran ruas Jalan Suwandi Suwardi Kowangan untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas jelang dan pasca Lebaran 2017 mendatang.

“Lokasi ini merupakan salah satu titik terpadat kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran setiap tahunnya. Oleh karena itu, ruas jalan akan dilebarkan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Temanggung, Pardiyono saat acara peresmian simbolis di depan Taman Karang Tumaritis, Kamis (23/2).

Pelebaran jalan

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, usai acara menjelaskan, sebagai langkah awal pengerjaan proyek tersebut, pihaknya akan menempuh dua langkah. Yakni pembongkaran konstin (taman) serta penebangan pohon besar yang tumbuh di sepanjang ruas jalan tersebut.

Menurutnya, ruas jalan ini dipilih lantaran menjadi akses ruas utama perlintasan atau keluar masuknya kendaraan dari Temanggung menuju Wonosobo, Magelang, Semarang, dan Jogjakarta. Bisa dikatakan, jalur ini merupakan salah satu ruas terpadat di Temanggung.

“Untuk peneduh, pohon yang kami tebang akan diganti dengan tanaman jenis lain seperti pule dan damar yang tidak beresiko merusak aspal jalan sekaligus bernilai estetis tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Parakan, Secang, dan Batas Jogjakarta Kementrian Pekerjaan Umum, Edy Saputra membeberkan, proyek pengerjaan ini menyedot biaya mencapai Rp 47 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2017 selama 336 hari kalender.

Secara teknis, imbuhnya, pelebaran sendiri akan mencakup 3 wilayah utama. Mulai Jalan Suwandi Suwardi, Sari Ayam Parakan, sampai Pingit Kecamatan Pringsurat dengan total sepanjang 5,2 kilometer. “Anggaran tersebut untuk perawatan dan perbaikan ruas jalan, termasuk jalan rusak dan berlubang. Sedangkan, masing masing ruas akan dilebarkan sepanjang satu meter dimana lokasinya sendiri terpencar meliputi tiga wilayah tersebut,” pungkasnya.

sumber : merdeka.com

Comments

comments