Home / Berita / Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Luar Berjalan Mulus

Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Luar Berjalan Mulus

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno memastikan proses pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai proyek pembangunan jalan lingkar berjalan mulus tanpa adanya kendala berarti.

Pembebasan-Lahan-bulak-kapal-800x505

Dijelaskan, jalan lingkar sepanjang 25 kilometer yang rencananya dibuat dengan dua jalur selebar 25 meter sendiri akan menyedot anggaran sebesar Rp1,6 triliun dengan estimasi Rp300 miliar diantaranya akan digunakan untuk proses pembebasan lahan.

“Beres, tim pembebasan lahan yang diketuai Sekda, Bambang Arrochman tidak menemui kendala berarti karena kita sudah observasi terkebih dahulu jauh jauh hari sebelumnya,” katanya, Minggu (14/2) seperti yang dikutip dari Magelang Ekspress.

Menurutnya, pembangunan jalan lingkar sendiri sudah saatnya dilakukan pemerintah sebagai langkah pemecahan terhadap masalah kemacetan, khususnya di Kecamatan Parakan yang selama ini masih terlihat.

Selain itu, dengan dibukanya jalan lingkar, pihaknya ingin agar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Temanggung dapat melesat secara lebih cepat dari yang sudah ada saat ini.

“Di sepanjang ruas jalan lingkar nanti akan kita bangun pasar hewan, tepatnya di Parakan dan terminal bus,” jelasnya lagi.

loading...

Lanjut Bambang, pembangunan proyek tersebut sejatinya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat dengan rute yang diusulkan mulai dari Desa Sroyo melewati Pikatan, hingga tembus ke Desa Campursari, Kecamatan Bulu.

Dari titik ini, rute dilanjutkan lagi hingga Desa Kalisat (sekitar RS PKU Muhammadiyah) meingkar melalui Desa Campursalam hingga ke Desa Tegalroso, Parakan. Dari Tegalroso diteruskan hingga Bansari dan berakhir di Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung.

Kabag Pemerintahan Umum Setda, Supangat menambahkan, pemerintah kabupaten dalam proyek pembangunan ini hanya akan berperan dalam proses pembebasan lahan saja. Untuk pengerjaan infrastruktur langsung ditangani pemerintah pusat.

Diungkapkannya, sesuai ketentuan dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan, yakni untuk tanah seluas lebih dari 2 hektare, wewenang pembangunan ada di tangan pusat. Sedangkan proses pembebasan lahan adalah Gubernur dalam kapasitasnya sebagai pembantu presiden.

Gubernur kemudian mendelegasikannya lagi kepada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional atau Kanwil BPN provinsi, sebagai pelaksana pembebasan tanah tersebut di lapangan dengan daya dukung pemkab bersangkutan.

“Pembangunan jalan lingkar akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI. Hingga saat ini pemkab belum mengetahui secara pasti kapan waktu pelaksanaan proyek dan proses pembebasan tanah,” pungkasnya.

sumber

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung