Home / Berita / Pemkab Ingatkan Sekolah yang Belum Sediakan Guru Agama

Pemkab Ingatkan Sekolah yang Belum Sediakan Guru Agama

Pemkab selama ini sebenarnya telah mengingatkan sekolahan-sekolahan agar menyediakan guru agama sesuai dengan keyakinan masing-masing siswanya. Meski demikian, hingga saat ini masih ada beberapa sekolah yang belum menyediakan guru agama sesuai keyakinan setiap siswanya itu.

guru-mengajar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Temanggung, Darmadi, akhir pekan lalu mengatakan, sesuai aturan pemerintah, semua sekolah, baik swasta maupun negeri wajib memberikan hak kepada masing-masing siswanya untuk memperoleh pendidikan agama sesuai keyakinananya.

Meski jumlah siswa yang memeluk suatu agama di sekolahan itu hanya sedikit atau minoritas, sekolah tetap harus menyediakan guru agama bagi mereka. Karena itu, tidak dibenarkan jika ada sekolah yang justru meminta siswanya mengikuti pelajaran agama lain,yang tidak sesuai dengan agama yang diyakininya.

“Sekolah manapun wajib menyediakan guru agama atau menyelenggarakan pelajaran agama sesuai keyakinan masing masing siswanya. Sekalipun guru yang memberikan pelajaran agama itu berstatus sebagai guru
pengampu,” jelasnya.

Menurutnya, sekolah negeri dan swasta harus mematuhi ketentuan pemerintah itu. Dan tidak bisa pihaksekolah membuat kesepakatan dengan orang/tua wali, bahwa anak bersangkutan akandiajarkan pelajaran agama yang berbeda dengan keyakinanya.

‘’Kendati sekolah swasta tetap harus mengikuti aturan pemerintah, sehingga tidak boleh membuat kesepakatan yang tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah,’’ tandasnya.

Ditambahkannya, selain mengingatkan sekolah-sekolah bersangkutan, terkait soal itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenang) Temanggung. Mengingat, untuk guru agama tersebut yang menyediakan dan mengkoordinasi adalah Kantor Kemenang.

loading...

Seperti diberitakan, empat sekolah swasta, yakni SD Masehi, SD Kanisius, dan SD Shekinah di Temanggung serta SD Salomo di Kecamatan Pringsurat tidak memiliki guru pendidikan agama Islam. Meski di sekolahan tersebut terdapat sejumlah siswa muslim.

Kepala Seksi Pembinaan Agama Islam (PAIs) Kemenag Kabupaten Temanggung, Djundardo menyatakan kekosongan di sekolah swastasendiri dikarenakan pihak yayasan juga enggan menerima guru agama Islam.

Sehingga setiap pelajar yang beragama muslim tidakmendapatkan hak untuk memperoleh pelajaran agama sesuai keyakinan sendiri,justru harus mengikuti pelajaran agama lain yang bukan menjadi keyakinannya.

“Jelas itu melanggar hak siswa dalam memperoleh ajaran agama sesuai keyakinan sendiri, dalam hal ini muslim. Tapi bagaimana lagi, kami terbentur aturan yayasan yang sebelumnya telah membuat komitmen kepada para orang tua siswa,” terangnya.

Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), Humam Sabroni meminta secara tegas kepada pemerintah setempat untuksegera menerbitkan aturan baru kepada yayasan yang besangkutan. Sehingga, hak pelajar muslim untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi.

sumber

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Bioskop Keliling BPCB Jateng Sambangi Temanggung

Bioskop keliling BPCB Jateng memulai ...

©2017 Made With Love in Temanggung