Home / Berita / Pemkab Temanggung Minta Penutupan Penambangan Di Situs Liyangan

Pemkab Temanggung Minta Penutupan Penambangan Di Situs Liyangan

Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menyesalkan penambangan galian golongan C di sekitar kawasan Situs Liyangan di Desa Purbosari, Ngadirejo, karena kawasan itu dilarang untuk penambangan.

“Akibat penambangan tidak jarang longsoran material justru menutup sebagian temuan hasil ekskavasi tim peneliti dari Balai Arkeologi Yogyakarta,” kata Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto di Temanggung, Rabu (14/9/2016).

situs-liyangan-_160418155758-657

Ia mengatakan saat ini tim tengah melakukan pengerukan timbunan material yang menutup sebagian situs. Aktivitas penambangan galian golongan C seharusnya sudah dihentikan untuk menghindari kemungkinan tertutupnya kembali situs yang sejak awal ditemukan di kompleks penambangan.

“Kami sedang fokus melakukan penggalian bukan untuk mencari temuan, tetapi membuka temuan yang terkena runtuhan material aktifitas penambangan,” katanya. Pemkab Temanggung bertekad menutup penambangan di sekitar Situs Liyangan tersebut.

Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengatakan penutupan tersebut erat kaitannya dengan rencana pembangunan museum kepurbakalaan di sekitar situs zaman Mataram Kuno tersebut, karena aktivitas penggalian dianggap sebagai sebuah perusakan atau eksploitasi alam yang justru bertentangan dengan konservasi di Liyangan.

Pembangunan museum tersebut nantinya menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar dengan luas lahan yang akan ditata ulang oleh pemerintah mencapai 25 hektare dan master plan pengembagan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditargetkan selesai tahun 2016.

“Saya minta secepatnya dihentikan, kami akan meminta bantuan aparat baik kepolisian, TNI, maupun Satpol PP,” katanya.

sumber : semarang.bisnis.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

4 Miliar Tambahan Premi JKN

Pemerintah Kabupaten Temanggung membayar premi ...

©2017 Made With Love in Temanggung