Home / Berita / Penjualan Keranjang Turun Drastis

Penjualan Keranjang Turun Drastis

Penjualan keranjang tembakau di Kabupaten Temanggung pada musim panen komoditas perkebunan tersebut tahun ini mengalami penurunan drastis dibanding tahun lalu.

keranjang

Hal tersebut diperkirakan karena terdampak kurang lakunya tembakau rajangan pada panen kali ini. Sejumlah pemasok dan pedagang keranjang tembakau kemarin mengatakan, penurunan penjualan dari pengrajin kepada pedagang pengecer, dan dari pengecer kepada petani tembakau† diperkirakan mencapai 60 persen dibandingkan jumlah penjualan pada masa panen tembakau tahun lalu. ‘’Penurunan penjualan keranjang tembakau tahun ini merupakan terburuk dalam beberapa tahun terakhir musim tembakau di Temanggung. Sebab, penurunannya hingga mencapai 60 persen dibanding pada 2015 lalu,’’ kata Fudin (34), pedagang pengecer di Parakan.

Diakuinya, pada tahun-tahun lalu memang sering terjadi penurunan penjualan keranjang tembakau itu namun tidak sampai mencapai 60 persen dari masa panen tembakau tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun lalu, penurunan jumlah penjualan keranjang tembakau itu rata-rata 30 persen hingga 40 persen dari setahun sebelumnya.

Menurutnya, saat ini penjualan keranjang tembakau setiap hari rata-rata 10 buah. Jika dibandingkan masa†panen tembakau pada 2015 lalu, jumlah penjualan tersebut hanya sepertiganya karena tahun lalu rata-rata per hari dirinya bisa menjual 30 keranjang.

Harga Tak Berubah

‘’Kalau untuk harga jualnya tak mengalami banyak perubahan, yakni antara Rp 90 ribu hingga Rp 140 ribu per buah,’’ jelasnya.

Hal senada dikatakan sejumlah pedagang pemasok keranjang tembakau di pasar Ngadirejo dan Parakan Temanggung. Mereka menyatakan penurunan jumlah penjualan keranjang tembakau pada tahun ini, bahkan mencapai hampir 70 persen dari penjualan pada masa panen 2015 lalu. Adapun pemasok keranjang tembakau kepada pedagang dari Mergowati, Kecamatan Kedu, Jumono (47) mengungkapkan, pada masa panen 2016 ini, setiap hari dirinya hanya memasok kepada pedagang pengecer antara empat hingga tujuh keranjang. Padahal†tahun lalu bisa memasok sampai 20 buah setiap hari.

Begitu pula Slamet (49), pemasok keranjang asal Kandangan, yang menuturkan, tahun lalu bisa memasok keranjang hingga 50 buah setiap hari namun saat ini hanya 20 buah. Para pemasok dan pedagang pengecer keranjang itu memperkirakan penurunan penjualan barang dagangannya itu akibat sulit, atau kurang lakunya tembakau pada musim panen tahun ini. Hal itu karena kualitas panen tembakau kurang bagus akibat terlalu banyak hujan saat pertumbuhan dan pengolahannya. ‘’Pembelian keranjang ini juga mundur dibandingkan tahun lalu, karena panen dan penjualan tembakau juga mundur,’’ tambah Slamet. (H24-52)

sumber : suaramerdeka.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

4 Miliar Tambahan Premi JKN

Pemerintah Kabupaten Temanggung membayar premi ...

©2017 Made With Love in Temanggung