Seorang pria bernama Sunaryo alias Yoyok (26) tega membacok 3 tetangganya di Temanggung, Jawa Tengah. Akibat ulahnya, seorang balita Rafa Nesya Ardani (3) tewas, sementara Kholisatun Mafruroh (23) dan Atik Ernawati (31) mengalami luka.

“Akibat penganiayaan tersebut Kholisatun dan Atik mengalami luka-luka di bagian leher, sedangkan Rafa meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Hariyadi seperti dikutip Antara, Selasa (13/11).

Dwi menuturkan, Yoyok yang sehari-hari bekerja sebagai penambang pasir di kawasan Merapi dikabarkan kondisinya linglung dan sulit diajak bicara. Setelah itu Yoyok dijemput untuk diajak pulang ke Temanggung.

Sebelum sampai di Temanggung, Yoyok diperiksakan ke dokter jiwa. Namun tidak mau disuntik dan tidak mau minum obat kemudian langsung masuk mobil.

Setelah sampai di rumah, Yoyok langsung dimasukkan ke dalam kamar. Sekitar pukul 15.00 WIB Yoyok mulai berteriak-teriak kemudian lari ke dapur dan mengambil golok, setelah itu mengejar ibunya Warsi dan anak Yoyok, Danu. Namun Warsi dan Danu berhasil melarikan diri.

Kemudian Yoyok lari ke arah rumah Kholisatun, saat itu Kholisatun dan anaknya Rafa sedang duduk-duduk di depan rumah Yoyok langsung membacok Kholisatun dan Rafa, setelah itu Yoyok pergi menggunakan sepeda motor milik Tri Vidayani. Saat itu Tri lari ketakutan, selanjutnya Yoyok membacok Atik dan pergi.

Setelah melakukan pembacokan pelaku melarikan diri kemudian warga melaporkan kejadian tersebut ke piket Koramil dan Polsek Kaloran. Kemudian anggota polsek melakukan pengejaran terhadap pelaku dan tertangkap di Dusun Tambor, Desa Gandon dengan menabrakkan mobil ke pelaku dan langsung diamankan ke Polres Temanggung.

Dia mengatakan saat ini korban berada di RSU Temanggung untuk dilakukan perawatan dan autopsi, pelaku pembacokan diamankan di Polres Temanggung.

“Motif pembacokan belum diketahui dan kejadian tersebut sudah dalam penanganan Polres Temanggung,” tandasnya. [ray]

sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/pria-di-temanggung-bacok-3-tetangga-1-balita-tewas-dan-2-lain-luka-berat.html

Comments

comments