Home / Berita / Produksi Kopi Temanggung Diprediksi Turun 30 Persen

Produksi Kopi Temanggung Diprediksi Turun 30 Persen

Produksi kopi di Temanggung, Jawa Tengah pada masa panen 2016 diprediksi turun sekitar 30 persen, akibat kemarau panjang yang terjadi pada tahun 2015 sehingga berpengaruh terhadap proses pembuahan yang kurang baik.

20160323105759panen-kopi

FOTO/Anis Efizudin/tom/13

Petani Desa Purwosari, Kecamatan Kranggan, Sukirman (45) di Temanggung, Rabu, mengatakan kemarau panjang pada 2015 sangat berpengaruh pada pembuahan kopi, sebagian besar bunga pada tanaman kopi kering karena tidak tahan terhadap panas.

“Kopi mulai berbunga sekitar bulan September hingga Oktober, saat itu sedang musim kemarau sehingga banyak bunga yang menjadi bakal buah berguguran karena tidak kuat dengan panas yang terjadi pada saat itu,” katanya.

Ia menuturkan biasanya dari sekitar 1.500 tanaman kopi miliknya bisa menghasilkan empat hingga lima ton kopi gelondong basah, namun diperkirakan pada panen mendatang produksinya bisa mengalami penurunan hingga 30 persen.

“Jika melihat bakal buah yang ada saat ini, paling-paling pada masa panen mendatang hanya bisa produksi tiga hingga empat ton saja,” katanya.

Menurut dia pada musim hujan ini masih ada kemungkinan penurunan produksi, karena bakal buah juga rontok jika terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Petani yang lain Eko (32) mengatakan produksi kopi sangat tergantung dengan cuaca, terutama saat pembungaan hingga menjadi buah.

loading...

“Selama kurun waktu tersebut bakal buah kopi sangat rentan rontok,” katanya.

Ia mengatakan harga pada panen 2015 kopi gelondong basah berkisar Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram.

“Kopi yang kami tanam adalah kopi robusta, jadi harganya memang jauh di bawah kopi arabika,” katanya.

Ia berharap pada masa panen mendatang harga kopi gelondong basah bisa lebih baik dari tahun 2015.

sumber : Heru Suyitno / antarajateng.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Pasar murah, warga padati Masjid Al Hakim Temanggung

 Ratusan warga memadati Pasar Murah ...

©2017 Made With Love in Temanggung