Menjelang perayaan malam tahun baru pihak Kepolisian Resort Temanggung akan semakin menggiatkan operasi pengamanan. Hal itu untuk menjamin kondusitvitas wilayah. Masyarakat pun diminta untuk tidak terlalu berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun dari 2016 ke tahun 2017, seperti menggunakan mobil bak terbuka untuk konvoi.

20131201pestarakyathuttemanggung-001x

“Menjelang perayaan tahun baru kami akan tetap melaksanakan kegiatan operasi. Kita sarankan kepada masyarakat Kabupaten Temanggung pada saat perayaan malam tahun baru, jangan menggunakan mobil bak terbuka karena itu sudah dilarang sebab bahayanya besar kalau terjadi kecelakaan bisa berakibat fatal,”ujar Wakapolres Temanggung Kompol Dax Emmanuelle Samson Manuputty, Jumat (30/12).

Menurut dia, menggunakan bak terbuka untuk mengangkut penumpang sangat berisiko terhadap keselamatan seperti terjatuh, lalu apabila jumlah penumpang berlebihan dan terjadi kecelakaan maka jumlah korban bisa menjadi banyak. Selain itu, massa berkelompok dalam jumlah banyak jika terjadi kesalahpahaman juga bisa memicu bentrokan atau perkelahian.

Dikatakan, apabila nanti pada malam perayaan tahun baru masih ditemukan masyarakat berkonvoi menggunakan kendaraan bak terbuka maka akan dilakukan penindakan secara tegas berupa penilangan. Peringatan yang diberikan sebelum malam pergantian tahun ini diharapkan bisa dimengerti oleh khalayak umum.

Kapolres Temanggung AKBP Wahyu Wim Hardjanto secara terpisah menuturkan, selain fokus pada pengamanan lalu lintas, polisi juga akan menggencarkan razia di sejumlah titik rawan, termasuk tempat hiburan malam. Targetnya adalah minuman keras dan narkoba yang rentan disalahgunakan saat malam pergantian tahun.

Upaya menggenjot razia sendiri tidak terlepas dari aksi para pengedar maupun pedagang kedua jenis barang haram yang diduga kuat kerap menggunakan malam pergantian tahun untuk meraup keuntungan besar, sebab diyakini banyak peminat dadakan untuk pesta malam tahun baru. Kemungkinan adanya aksi sweeping oleh pihak tertentu juga akan diawasi termasuk pergerakan jaringan teroris yang bisa saja mengail di air keruh saat banyak massa berkumpul.

“Para pengedar narkoba atau pedagang miras sering main kucing-kucingan dengan petugas. Maka dari itu kami akan menyisir seluruh lokasi agar momen perayaan tahun baru tidak dijadikan ajang maskiat atau hura-hura belaka. Kita juga akan dibantu TNI serta berbagai elemen untuk fokus pada stabilitas kamtibmas, termasuk tidak ada aksi intoleransi,”tegasnya. (Raditia Yoni Ariya/CN38/SM Network)

sumber : suaramerdeka.com

Comments

comments