Home / Berita / Ritual Sadran 1.000 Ketupat Desa Ngemplak Lestarikan Budaya dan Kembangkan Potensi Wisata Temanggung

Ritual Sadran 1.000 Ketupat Desa Ngemplak Lestarikan Budaya dan Kembangkan Potensi Wisata Temanggung

Warga Desa Ngemplak Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menggelar ritual sadran 1.000 ketupat sebagai rasa syukur kepada Tuhan pasca panen di daerah tersebut.

Ritual yang diikuti ratusan orang tersebut berlangsung di sekitar sumber air di kawasan lembah Dawuhan yang berjarak satu kilometer dari kampung. Ritual diawali dengan mengumpulkan ketupat yang dibawa oleh setiap keluarga. Setelah dilakukan doa bersama, ketupat kemudian dimakan bersama-sama dan sebagian lainnya dibawa pulang.

Seorang tokoh warga Ngemplak sekaligus mantan Kepala Desa Ngemplak, Tohadi (71) menjelaskan dalam wawancara, bahwa ritual diadakan untuk mengenang jasa Kyai dan Nyai Lenging yang telah membuat saluran air untuk lahan pertanian warga. Selain itu, ritual juga sebagai wujud syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan kecintaan pada alam lingkungan serta pelestarian sumber air.

Seribu ketupat diambil dari jumlah ketupat yang disediakan Nyai Lenging untuk Kyai Lenging dalam mengerjakan saluran air, yakni satu ketupat per hari, dan pada hari ke-1.000 saat selesainya pembuatan saluran air..“Ritual digelar usai panen, kami bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan Tuhan,” jelasnya.

“Dan alhamdulillah hingga sampai saat ini seluruh warga Ngemplak selalu berusaha untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Ritual sadran 1000 kupat ini dengan mengemas menjadi lebih menarik lagi, supaya banyak masyarakat yang mengetahui dan mengunjungi Desa kami sebagai destinasi Desa Wisata Budaya,” harapnya sebelum mengakhiri wawancara.

Seusai acara ritual sadran 1000 kupat, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, Wara Andijani menjelaskan dalam wawancara, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung selalu berupaya mendukung dan ingin mengembangkan potensi budaya di daerah-daerah agar dapat memberikan warna yang berbeda sehingga dapat menarik wisatawan dari luar daerah yang ingin berkunjung di Kabupaten Temanggung.

“Jika acara seperti ini ditata dengan lebih baik akan dapat mendatangkan turis yang lebih banyak dan tentunya akan mempengaruhi ekonomi dari warga sekitar Desa Ngemplak itu sendiri,” pungkas Wara.

“Dan diharapkan seluruh warga selalu semangat dalam melestarikan Budaya ini dan tentunya dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung akan selalu mendorong untuk dikemas agar menjadi lebih baik. Dan kami pun menyediakan anggaran untuk mengembangkan potensi tersebut agar menjadi destinasi wisata budaya yang indah supaya Temanggung menjadi daerah yang memang kaya akan budaya,” harap Kelapa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung mengakhiri wawancara. (MC TMG/Penulis, Foto: Agung, Editor:EJP )

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung
x

Check Also

Pohon pisang langka ini punya tandan 2 meter lebih

Tamanam pisang warga Dusun Mendirat, ...

©2017 Made With Love in Temanggung