Sebanyak sembilan titik longsor terjadi di tiga desa di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, akibat hujan pada Minggu (2/10) siang hingga malam hari di daerah tersebut.

sembilan-titik-longsor-terjadi-di-kaloran
Camat Kaloran Supriyanto di Temanggung, Senin, mengatakan tidak ada korban jiwa pada musibah tersebut, namun beberapa rumah mengalami rusak ringan dan sedang.

Ia menyebutkan longsor di Dusun Tiyono, Desa Kaloran mengakbatkan rumah Sodikin rusak sedang dan rumah Jiyanto rusak ringan.

Kemudian longsor di Dusun Lamuk, Desa Kalimanggis mengakibatkan rumah Sukarmin rusak ringan, rumah Bejo Sutanto dan Sukati rusak sedang.

Longsor di Dusun Kalidadap Desa Tlogowungu mengakibatkan rumah Sutrisno dan Somat rusak ringan.

Selain itu, katanya juga terjadi longsor kecil menutup akses jalan kampung dan juga bahu jalan provinsi Kaloran-Sumowono. Bahu jalan longsor tepatnya depan Wihara Lamuk yang bisa membahayakan pengguna jalan.

Sebanyak dua rumah di bawah bahu jalan yang terancam longsor tersebut, yakni milik Bariyati dan Turyono.

“Longsor dipicu hujan lebat yang turun terus-menerus sekitar enam jam pada Minggu siang hingga malam. Sandaran tebing tidak mampu menahan derasnya air hujan sehingga menyebabkan sandaran bahu jalan dan tebing longsor,” ungkapnya.

Ia mengatakan hari ini dilakukan kerja bakti oleh masyarakat dibantu TNI dan Polri untuk menyingkirkan material longgsoran.

sumber : antarajateng.com

Comments

comments