Home / Berita / Semua Puskesmas Temanggung Akan Menjadi Tempat Rawat Inap

Semua Puskesmas Temanggung Akan Menjadi Tempat Rawat Inap

Bupati Temanggung Mulyadi Bambang Sukarno mengatakan akan menjadikan semua puskesmas sebagai puskesmas rawat inap,  dan memperbaiki fasilitas dan peningkatan kualitas sumber daya kesehatan serta  penambahan dana untuk kepesertaan asuransi kesehatan warga.

” Kami targetkan semua puskesmas diperbaiki dan semua harus menjadi puskesmas rawat inap, ” kata Bupati Temanggung, pada peresmian Poliklinik Paru Puskesmas Bejen, Selasa (27/12)

puskesmas-temanggung

Dia mengatakan puskesmas yang dalam waktu dekat akan dijadikan puskesmas rawat inap adalah di daerah yang jauh dari rumah sakit atau pusat kota seperti Kecamatan Tretep dan Wonoboyo. Dengan begitu diharapkan warga tidak usah ke rumah sakit dan dapat segera tertangani di puskesmas.

Dikatakan, kehadiran puskesmas rawat inap sangat penting di Temanggung, karena wilayahnya luas sementara rumah sakit ada di kota. ” Penanganan kesehatan ini dapat memperkecil angka kematian, terutama anak dan ibu melahirkan,” katanya.

Dikatakan, kedepan seluruh gedung puskesmas yang ada di Temanggung harus dalam kondisi baik dan memenuhi standar minimal pelayanan. Puskesmas yang kini telah rawat inap adalah Bejen, Pringsurat, Gemawang, Ngadirejo, Selopampang,

Dia mengatakan poliklinik paru di bejen dibangun dengan anggaran Rp 1,7 miliar, sedangkan puskesmas rawat inap Selopampang dibangun dengan biaya Rp 8 miliar sejak 4 bulan. Kedepan Puskesmas Rawat Inap Bejen akan diperbaiki karena dinilai telah tidak layak.

loading...

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dr Supardjo MKes mengatakan telah ada 13 poliklinik paru di Temanggung yang semuanya di kecamatan penghasil twembakau. Poliklinik tersebut dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau. ” Mulai tahun depan poliklinik paru dibangun di kecamatan yang bukan penghasil tembakau,” katanya.

Dia mengatakan tiap hari di tiap puskesmas setidaknya melayani sekitar 200 pasien. Sakit yang diderita beragam, seperti hipertensi, gatal, diare dan flu. Puskesmas yang berada di perbatasan melayani warga di lain kabupaten. ” Tidak apa-apa kita masih satu Indonesia, jadi boleh saja melayani beda kabupaten,” katanya.

Dikatakan setelah peresmian sejumlah puskesmas rawat inap pada Desember 2016, sedangkan pengisian tambahan tenaga medis baru dilakukan pada awal Januari 2017. Untuk sementara  masih dilayani dengan tenaga medis yang ada di puskesmas. Penambahan fasilitas kesehatan untuk perawatan kesehatan pasien masih dalam proses. ” Nanti pada 2017, semua sudah siap pelayanan pada masyarakat,” katanya. (Osy)

sumber : krjogja.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Pasar murah, warga padati Masjid Al Hakim Temanggung

 Ratusan warga memadati Pasar Murah ...

©2017 Made With Love in Temanggung