Home / Berita / Siswa SMK Temanggung Ciptakan Mesin Perontok Padi

Siswa SMK Temanggung Ciptakan Mesin Perontok Padi

Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi melaunching  mesin perontok padi karya siswa Jurusan Teknik Mesin SMK Dr Sutomo Temanggung, Sabtu (16/11), di halaman sekolah setempat. Selain mesin perontok padi juga sekaligus dilaunching mesin penghancur, pemotong, pencacah, pengupas, penghalus dan pemipil (MP 6).

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasinya kepada SMK Dr Sutomo yang telah berhasil mengembangkan mesin perontok padi dan MP 6 hasil karya para siswa. Menurutnya, keberadaan mesin perontok padi dinilai sangat bermanfaat guna membantu para petani dalam melakukan kegiatan perontokan padi, sehingga bisa berjalan efektif dan efisien baik dari sisi kecepatan maupun biaya.

Demikian halnya mesin MP 6 yang juga bermanfaat menunjang kelancaran mengolah hasil pertanian seperti jagung dan produk pertanian lainnya, serta memotong rumput untuk pakan ternak.

Iaa juga berharap SMK Dr Sutomo terus melakukan inovasi-inovasi baru guna mengembangkan berbagai peralatan teknologi tepat guna, utamanya mesin-mesin pertanian. Dengan demikian  selain bermanfaat untuk memacu kreativitas para siswanya, juga  membantu Pemkab Temanggung dalam mendorong optimalisasi pembangunan di sektor pertanian.

“Atas nama Pemkab Temanggung saya menyambut positif  inovasi para siswa jurusan teknik mesin SMK Dr Sutomo yang telah berhasil mengembangkan mesin perontok padi dan MP 6, guna membantu petani dalam meningkatkan produktivitas pengolahan hasil pertanian,” tandasnya.

Kepala SMK Dr Sutomo Asrofi menjelaskan, pengembangan mesin perontok padi dan MP 6 merupakan bantuan dari Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program SMK berbasis industri dengan keunggulan wilayah. Program tersebut kemudian dimanfaatkan dengan menggerakan para siswa jurusan teknik mesin di bawah arahan guru pembimbing dalam melakukan inovasi, sehingga berhasil membuat mesin perontok padi dan MP 6.

Menurutnya mesin perontok padi merupakan sebuah mesin untuk membantu petani dalam memanen padi, sehingga petani tidak merontokkan hasil pertaniannya secara manual.  Mesin perontok padi lanjutnya dikembangkan bekerjasama dengan CV Nurida sebagai quality control, sehingga mesin tersebut telah teruji dan dapat digunakan dengan baik. Sedang mesin MP 6, dikembangkan dengan sasaran petani, peternak serta UKM untuk membuat pakan ternak.

“SMK Dr Sutomo terus berupaya membuka peluang kerjasama dengan berbagai instansi maupun perusahaan dalam program pengembangan mesin-mesin pertanian, sehingga kompetensi para siswa semakin meningkat. Dengan demikian para siswa setelah lulus memiliki ketrampilan yang memadai untuk siap terjun ke dunia kerja,” ujarnya.

Di samping melaunching mesin pertanian, SMK Dr Sutomo juga menggelar kegiatan bekerjasama dengan Forum Komunikasi Kadang Temanggungan. Kegiatan yang dilaksanakan berupa kelas motivasi untuk siswa kelas XII semua jurusan dengan materi ‘Mau Apa Setelah Lulus Sekolah Kejuruan’.  Pelatihan animasi  pengenalan software animasi toon boom studio diikuti oleh 25 guru SLTP dan 15 guru SMK Dr Sutomo. Selain itu juga digelar workshop digital recording diikuti 40 siswa SMK Dr Sutomo, dengan materi pengenalan proses perekaman dan editing digital recording. (set)

sumber : magelangekspres.com

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung
x

Check Also

4 Miliar Tambahan Premi JKN

Pemerintah Kabupaten Temanggung membayar premi ...

©2017 Made With Love in Temanggung