Home / Berita / Temanggung Miliki Laboratorium Tembakau

Temanggung Miliki Laboratorium Tembakau

Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki laboratorium tembakau yang diresmikan oleh Bupati Temanggung, Bambang Sukarno, Senin.

Laboratorium yang berada di jalan lingkar Maron Temanggung tersebut nantinya akan digunakan untuk penelitian secara terpadu baik hasil pertanian, perkebunan, maupun terkait pangan dan pembangunan terdiri atas sembilan unit laboratorium.

Temanggung – Bupati Temanggung, Bambang Sukarno menendatangani prasasti dalam peresmian gedung Laboratorium Tembakau (Foto: ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)

Bambang Sukarno mengatakan Temanggung merupakan satu-satunya kabupaten di Indonesia yang memiliki laboratorium tembakau.

Ia menuturkan laboratorium ini nantinya digunakan untuk meneliti apa saja yang bisa mendatangkan kemaslahatan masyarakat seperti tembakau sebagai komoditas unggulan, termasuk pemurnian tembakau Temanggung, meneliti tembakau srintil, bawang putih, panili, dan cabai.

“Saya ingin di Temanggung ini segalanya pakai riset yang berawal dari sebuah gagasan atau ide dari siapa pun termasuk anak-anak sekolah. Terkait penelitian kita juga menggandeng LIPI, UGM, UII, BPPT, Kementerian Pendidikan. Selain tembakau di sini alatnya juga bisa digunakan untuk meneliti bawang putih, panili, cabai secara ilmiah,” katanya.

loading...

Kepala UPT Laboratorium Tembakau Woro menuturkan, saat ini ada tujuh laboratorium yakni, laboratorium kultur jaringan, kimia pangan, organolabtik, lingkungan, tanah, hama penyakit. dan laboratorium lingkup pekerjaan umum. Namun, belum seluruhnya alat yang diperlukan untuk penelitian terpenuhi dan nantinya akan ada pengadaan secara bertahap.

“Kami bertahap untuk melengkapi alat laboratorium disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pada 2018 sudah dianggarkan dana Rp1,2 miliar untuk pengadaan alat dan operasional. Prioritas tahun 2017 pada kultur jaringan, kemudian 2018 kimia pangan dan laboratorium konstruksi,” katanya.

Kepala Bappeda Pemkab Temanggung, Bambang Dewantoro mengatakan biaya pembangunan gedung laboratorium tembakau memakan dana Rp8,9 miliar dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

“Dalam perdanya laboratorium tembakau itu disebut laboratorium terpadu untuk keperluan riset teknologi hasil pertanian,” katanya.

sumber : jateng.antaranews.com

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung