Home / Berita / Uniknya Ritual Sadranan Seribu Ketupat di Temanggung

Uniknya Ritual Sadranan Seribu Ketupat di Temanggung

Para petani di Dusun Gedongan Desa Ngemplak, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung menggelar ritual Sadranan Seribu Ketupat, Jumat (02/09/2016). Warga mengarak dua gunungan yang tersusun dari ketupan dan hasil bumi untuk dibawa menuju ke lembah Dawuhan.

Sadranan Seribu Ketupat

Untuk menuju ke lokasi ritual, warga harus menyusuri jalan berbatu dan becek sejauh satu kilometer dari pemukiman. Sepanjang jalan, warga menggemakan puji-pujian pada Tuhan. Sesampai di lokasi ritual, warga berdoa di tepi irigasi dipimpin sesepuh dusun, Tarom (68).

Tarom mengatakan ritual sebagai wujud syukur pada Tuhan Yang Maha Esa dan kecintaan pada alam lingkungan serta pelestarian sumber air. Selain itu ritua ini juga untuk mengenang sesepuh desa yakni Kyai dan Nyai Lenging yang telah membuat saluran air untuk lahan pertanian warga.

loading...

Seribu ketupat diambil dari jumlah ketupat yang disediakan Nyai Lenging untuk Kyai Lenging dalam mengerjakan saluran air, yakni satu ketupat per hari atau seribu ketupat. Pada hari keseribu saat selesainya pembuatan saluran air, lantas digelar pagelaran wayang kulit sehari semalam.

“Ritual untuk mengenang jasa Kyai dan Nyai Lenging. Seribu ketupat diambil dari jumlah ketupat yang dikeluarkan Nyai Lenging. Kami juga menggelar wayang dengan lakon Rama Tambak,” katanya.

Tokoh pemuda setempat, Agus Anang menyatakan pada perkembangannya ketupat yang terkumpul dari warga lebih dari seribu buah. Sebab semakin banyak warga yang ikut, sehingga jika hanya seribu ketupat tidak akan cukup. ” Warga melestarikan tradisi. Ini untuk kerukunan warga, dengan bersatu warga akan sejahtera,” katanya. (Osy)

sumber : krjogja.com

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Ganjar Angkat 1000 Kuda Lumping jadi Event Wisata Dahsyat

Pada era gubernur terdahulu, kuda ...

©2017 Made With Love in Temanggung