Home / Berita / Watimpres Sambangi Petani Tembakau Temanggung

Watimpres Sambangi Petani Tembakau Temanggung

Gejolak pertembakauan di kalangan bawah akhirnya di dengarkan pihak istana, di mana kemudian Presiden Jokowi mengutus Tim Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) untuk turun ke Temanggung, menemui para petani tembakau. Tim menyambangi Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo yang terletak di ketinggian lereng Gunung Sumbing, Kamis (8/9).

8imbako-tmg-k41

Ketua Tim Watimpres Suharso Monoarfa mengatakan, kedatangannya untuk mencari fakta dan data di lapangan terkait pertembakauan sebagai bahan pertimbangan presiden untuk mengambil sebuah keputusan dengan tepat. Data dan fakta yang ada tentu kemudian akan diolah, dianalisis terlebih dahulu.

“Kehadiran saya untuk melihat apakah benar jumlah petani tembakau seperti yang kita dengar, apa benar ada tembakau gagal panen, kualitas turun, bagaimana itu disikapi oleh pihak pabrikan. Lalu tingkat kesejahteraan petani dengan komoditas yang mereka urus. Memang ada isu deras tembakau itu merusak, rokok mengancam generasi yang akan datang, tapi hari ini di sini ada cara pandang berbeda,”ujarnya.

Menurut dia, setiap daerah di Indonesia mempunyai keunggulan komoditas masing-masing, maka keunggulan itu jangan sampai dihilangkan akan tetapi justru harus dipertahankan. Kabupaten Temanggung sebagai daerah unggul dalam hal tembakau, maka di sini harus dilihat bagaimana masyarakat dapat bertahan hidup secara ekonomi dengan komoditas tembakau.

“Kita tidak boleh terjebak dengan prokontra (anti rokok dan pegiat tembakau_red), sementara dalam kebijakan fiskal ada kebergantungan cukai terbesar kita adalah dari tembakau. Tapi di sisi lain ada persaingan bisnis tembakau dunia, kita punya kretek jangan sampai kalah dengan rokok dari luar negeri pertahankan tembakau Temanggung sebagai tembakau terbaik di dunia,”katanya.

loading...

Soal persaingan bisnis tembakau dunia memang sudah menjadi rahasia umum, bahkan terasa janggal ketika Amerika dan Inggris berkoar-koar soal FCTC ataupun pembatasan tembakau, padahal dua negara itu pada kenyataannya sebagai penguasa bisnis rokok dunia. Untuk melindungi petani tembakau Indonesia maka diperlukan sebuah undang-undang sebagai payung hukum.

Mantan Menteri Perumahan Rakyat di era Presiden SBY ini terkejut saat mendapati data hasil budidaya tembakau di Desa Legoksari dari segi keuangan cukup besar. Hasil itu didapat dari penjualan tembakau yang dalam kondisi bagus bisa mencapai harga ratusan ribu hingga Rp 1 juta per kilogram.

sumber  : suaramerdeka.com/(Raditia Yoni Ariya/CN39/SM Network)

Comments

comments

About admin

Portal Info kota Temanggung

Leave a Reply

x

Check Also

Bioskop Keliling BPCB Jateng Sambangi Temanggung

Bioskop keliling BPCB Jateng memulai ...

©2017 Made With Love in Temanggung